Kembalikan Demokrasi dan Ketertiban Hukum

Mensikapi keadaan bangsa saat ini, Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) melalui Badan Pekerja mengeluarkan pernyataan sikap. Berikut pernyataan Badan Pekerja FMKI: 

Salam INDONESIA. Salam Pancasila. Salam Demokrasi. 

Menanggapi peristiwa semalam di Pejompongan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ekses potensi eskalasi serta risiko politik dan keamanan yang dimungkinkan bisa terjadi dan dalam rangka kehendak bersama menjaga kondusifitas situasi politik dan kondisi sosial serta keamanan warga masyarakat, kami Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) mengeluarkan pernyataan sikap dan seruan tegas, sebagai berikut; 

1. Menyatakan belasungkawa yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam tragedi demokrasi yang diakibatkan oleh aksi brutalitas dan tindakan represif aparat keamanan yang melindas prinsip-prinsip demokrasi serta nilai-nilai hukum dan hak asasi manusia. 

2. Mengutuk keras dan mendesak penghentian segera atas segala bentuk penggunaan kekerasan negara terhadap rakyat dan khalayak masyarakat sipil dalam menyampaikan aspirasi, menyatakan ekspresi pendapat, dan menyuarakan hati nurani rakyat. 

3. Mendesak segenap elite politik, anggota DPR dan DPRD, pimpinan Partai Politik, dan pemimpin politik di semua lapisan untuk menghentikan segala bentuk keangkuhan politik dan ketidakpekaan sosial yang mencederai hati rakyat dan logika publik, demi menegakkan keteladanan politik dan kenegarawanan sebagai kompas moral berpolitik dan bernegara. 

4. Mendesak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan bersama segenap pimpinan lembaga tinggi negara dan kepala daerah agar secepatnya membuat langkah konkret dan terukur untuk mengembalikan jalan demokrasi pada jalur yang benar sebagai mandat hati nurani rakyat dan memastikan bekerjanya sistem negara hukum yang tertib dan berkeadilan sosial; dan oleh karena itu kami mendesak bentuk pertanggung-jawaban yang tegas dan konkret dari pemerintah dalam penyelesaian tragedi ini.

5. Mendesak para elite politik negeri untuk segera mengakhiri pertarungan elite yang telah menguras energi bangsa dan menjauhkan kita dari cita-cita Indonesia Merdeka; dan oleh karena itu kami mendesak semua pihak untuk betul-betul menjaga situasi keamanan dan kondisi sosial politik tetap kondusif untuk menghindari potensi keadaan yang lebih buruk. 

Kita berharap semua pihak menjunjung kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi negara dan bangsa Indonesia. Pernyataan ditandatangani di Jakarta, 29 Agustus 2025, oleh Ketua Badan Pekerja FMKI, Ari Nurcahyo. 


Posting Komentar untuk "Kembalikan Demokrasi dan Ketertiban Hukum"