
Para Rama dan Pendeta saat memimpin Ibadat Oikumene di Gereja Katolik Medari
“Kita berada di rumah
besar yang sama yaitu rumah iman kepada Kristus namun kita tinggal di kamar
kamar yang berbeda” demikian dikatakan oleh Pdt.Eko Iswanto dari GKJ Medari
dalam Pekan Doa Sedunia yang diselenggarakan di Gereja Katolik Medari, Jumat 26
Januari 2026. Selanjutnya dikatakan; agar kita menghormati alam semesta.
Manusia hidup tergantung pada alam, alam semesta akan ada dengan segala
karakternya.
Senada dengan Pdt.Eko
Iswanto, demikian juga dikatakan oleh Pdt.Dwi Ariyanta, menekankan persaudaraan
umat antargereja. Baik itu Gereja Katolik, Gereja Kristen Jawa maupun Gereja
Baptis Indonesia dan gereja-gereja yang ada. Kita berada di rumah iman yang
sama, iman kepada Yesus Kristus.

Koor Yoseph dari Gereja Katolik Medari ikut menyemarakkan ibadat
Sedangkan Rama
B.Saryanta, Pr dari Gereja Katolik Medari mengajak semua saja, seluruh umat
manusia untuk menjaga lingkungannya. Dia menekankan kepada seluruh umat
Kristiani, bersaudara dan beriman kepada Kristus, senantiasa harus dapat
menjaga keebersihan lingkungan di sekitar kita. Misalnya ada umat yang merokok,
maka puntung rokok puntungnya ditaruh di asbak. Atau orang yang makan makanan
kecil, ada bungkusnya juga dibuang di tempat sampah yang disediakan.
Ibadat Oikumene Pekan Doa Sedunia di Medari ini dipimpin oleh Rama Yohanes Ari Purnama, Pr, Rama Bernadinus Saryanta, Pr dari Gereja Katolik Medari; Pendeta Eko Iswanto dari Gereja Kristen Jawa Medari, Pendeta Dwi Aryanta dari Gereja Baptis Indonesia Sleman. Koor Yoseph dari Gereja Katolik St.Yoseph Medari ikut menyemarakkan Ibadat Oikumene ini. Hadir dalam Pekan Doa Sedunia ini umat dari perwakilan gereja-gereja, Dewan Pastoral Paroki, Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan, Prodiakon, Dewan dan umat Stasi Seyegan dan dihadiri dari Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Kevikepan Yogyakarta Barat, B.Belariantata. Setelah ibadat usai bersalam-salaman, Rama, Pendeta dan seluruh hadirin dilanjutkan ramah tamah dengan makanan yang tidak menimbulkan sampah plastik. (C.Eka Haryati)
Posting Komentar untuk "Di rumah besar, beda kamar"