Kunci persatuan, rendah hati, lemah lembut dan sabar

Rama Bonifasius Bambang Benny Sumintarta, Pr, (berdiri di mimbar)
menjelang memberi berkat perutusan

Pekan Doa Sedunia Sleman Barat yang terdiri dari Gereja Katolik St.Petrus dan Paulus Klepu, Gereja Katolik St.Chrisostomus Pojok, Gereja Kristen Jawa Sendangagung, Gereja Kisten Jawa Ngento-ento, Gereja Kerasulan Baru Indonesia Jomboran dan Gereja Kerasulan Baru Indonesia Gatak, diselenggarakan di Gereja Katolik St.Chrisostomus Pojok, Jumat 23 Januari 2026. Dihadiri oleh kurang lebih 500 umat dari utusan gereja-gereja tersebut.

Pemimpin Ibadat Oikumene adalah Rama Bonifasius Benny Bambang Sumintarta, Pr, Rama Tarsisius Insyaf Santosa Pr, Rama Dominikus Sukristiana, Pr, Pendeta Agung Budiarto, S.Th, Ibu Pendeta Pracayaningtyas S.Si, Piester Setiyanto SPd, Piester Santo. Disemarakkan oleh Paduan Suara Ernest Choir.

Konser Angklung dari Gereja Kerasulan Baru Indonesia Jomboran dan Gatak

Dalam khotbahnya Pendeta Agung menekankan persatuan dan kesatuan, bukan hanya umat Kristiani seperti harapan St.Paulus “Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, sati iman, satu baptisan, satu Allah, dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua”. Selanjutnya dikatakan bahwa; kunci dari kesatuan diantaranya adalah rendah hati, lemah lembut dan sabar.  

Penampilan Band OMK Stasi Pojok

Setelah acara Ibadat bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah. Hadir dalam acara ini, mewakili Bupati Sleman, Assek I, Agung Amarwanta, MT, Ketua DPRD Sleman Y.Gustan Ganda, MT, Penewu Kapanewon Minggir, Kaplosek Minggir, Danramil Minggir, Lurah Sendangagung, Dukuh dan RT setempat, Ketua Majelis Wakil Cabang NU Minggir. Dari Komisi HAK Kevikepan Yogya Barat hadir Drs.Ignas Suryadi, Ath.Supardi, L.G.Sawabi, Agus Suteja, Arfian Bayu Anggara, dan A.Gandung Sukaryadi. Pembagian sembako 30 paket untuk diberikan
  kepada umat gereja yang membutuhkan. Acara ramah tamah ini dimeriahkan dengan : Seni Slaka Musik Gamelan Katolik, Paduan Suara GKJ,  Konser Angklung GKBI, dan Band OMK Stasi Pojok. 

Posting Komentar untuk "Kunci persatuan, rendah hati, lemah lembut dan sabar"