
Berkat penutup para Pendeta dan Rama pada Ibadah Oikumene
Sleman
— Dalam rangka Pekan Doa Sedunia, Paroki St. Alfonsus Maria de Liguori Nandan
menggelar Ibadat Ekumene bersama umat Kristiani dari Kalurahan Sinduadi dan
Kalurahan Sariharjo pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 17.30 WIB, bertempat di
Gereja St. Alfonsus Nandan. Kegiatan
ini mengusung tema “Satu Tubuh, Satu Roh, dan Satu Pengharapan” (Efesus 4:4),
yang menjadi pesan utama untuk memperkuat persatuan dan kerukunan umat
Kristiani lintas denominasi di wilayah Sinduadi dan Sariharjo.
Pembacaan
Injil dipimpin oleh Rm. Anton Suprapto. SSCC, sementara kotbah disampaikan oleh
Pendeta Eru Akuwan dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Elyon Pogung Rejo.
Dalam kotbahnya Pendeta Eru, mengingatkan kepada kita bahwa kita dipanggil
menjadi satu tubuh, satu Roh, dan satu pengharapan.
Satu tubuh berarti bahwa meskipun kita berbeda latar belakang dan tradisi, kita semua dipersatukan dalam Kristus sebagai satu keluarga Allah. Kita saling membutuhkan dan dipanggil untuk saling menguatkan. Satu Roh mengingatkan kita bahwa Roh Kudus yang sama bekerja dalam hati kita semua, menuntun kita untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pengampunan. Dan satu pengharapan meneguhkan kita bahwa perjalanan iman kita menuju tujuan yang sama, yaitu damai dan keselamatan yang dijanjikan oleh Tuhan.
Semoga
perjumpaan doa ini meneguhkan kita untuk menjadi pembawa persaudaraan dan damai
di mana pun kita berada. umat diajak untuk tidak hanya membangun kesatuan
melalui doa dan ibadat bersama, tetapi juga mewujudkannya dalam kegiatan sosial
dan kepedulian nyata terhadap sesama di tengah masyarakat.
Menurut Ketua panitia Yoseph Edy Setyoharjo Ibadat Ekumne dalam rangka Pekan Doa sedunia ini baru pertama kali diadakan di gereja St. Alfonsus Nandan. Sekitar 200 umat dari 12 denominasi Kristen dan Katolik turut hadir dan mengikuti ibadat dengan penuh khidmat. Kehadiran mereka dari berbagai gereja ini menjadi simbol kuat persaudaraan lintas denominasi yang terus tumbuh dan terpelihara di tengah keberagaman masyarakat di Kalurahan Sinduadi dan Kalurahan Sariharjo.
Rama
Paroki St. Alfonsus Maria De Liguori Nandan Rm. AG. Luhur Prihadi, Pr
mengatakan melalui Ibadat Ekumene ini, diharapkan terbangun sinergi dan kerja
sama yang berkelanjutan antar umat Kristiani dalam menjaga kerukunan,
mempererat hubungan sosial, serta mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat
yang harmonis, damai, dan penuh toleransi dilanjut dengan kegiatan sosial
lainnya.
Setiap tanggal 18 sd 25 Januari setiap tahun diadakan Pekan Doa Sedunia untuk persatuan umat Kristen. Ibadat ekumene ini dipimpin oleh Pdt. Tri Prasetyo dari Gereja Baptis Indonesia Gesang Langgeng, Rm. AG. Luhur Prihadi, Pr dan Rm. Modestus Supriyanto, Pr dari Gereja St. Alfonsus Nandan, Pdt. Eru Akuwan dari GPdI) El Elyon, Rm. Anton Suprapto, SSCC dari Konggregasi SSCC, Pdt. Yohanes Mukri dari GKII, Pdt. Marpaung dari GKPI dan Pdt. Aryanto Melkisedek Tanesib dari GBI The Seed. Ada beberapa Pendeta yang tidak bisa hadir tetapi tetapi mewakilkan umatnya. (Edy. S /KIM Mlati)
Posting Komentar untuk "Ibadah Oikumene di Paroki Nandan"