
Berkat bersama para rama dan pendeta
Pekan Doa Sedunia yang biasanya
dilaksanakan tanggal 18 sd 25 Januari, namun untuk wilayah Paroki Pugeran baru
diselenggarakan Sabtu 31 Januari 2026, seperti halnya Pakem. Namun demikian
tidak mengurangi kekhidmatan dan makna dari Pekan Doa Sedunia. Oikumene diikuti
oleh Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, GKJ Suryodiningratan, GKJ
Wirobrajan, GKJ Madukismo, dan GBI Ngadinegaran. Kegiatan Oikumene meliputi 2
kegiatan, yaitu kegiatan Oikumene untuk anak dengan tema : Satu Kasih Banyak
Sahabat diselenggarakan, di Gereja Pugeran, pada Sabtu 31 Januari 2026
Kedua ibadah Oikumene dengan tema Satu Tubu Satu Roh, di GKJ Suryodiningratan, diselenggarakan Minggu 1 Februari 2026. Ibadah dipimpin oleh 2 Rama dan 4 Pendeta ( Rm FX Sukendar dan Rm Andri, dari Gereja Pugeran, Pdt. Adi dari GKJ Suryodiningratan, Pdt. Yosef dan Pdt. Nanda dari GKJ Wirobrajan, Pdt Martinus Sumedi dari GBI Ngadinegara

Para rama dan pendeta
Homili oleh Pdt Martinus Sumedi, yang
menanyatakan: ”Mengapa gereja yang sama, menyembah Tuhan yang sama, bisa tetap
terpecah satu sama lain? Apakah kesatuan gereja itu berarti kita harus selalu
sama dalam segala hal? "Jika dunia melihat gereja hari ini, apakah mereka
melihat kasih… atau perpecahan?” Tubuh kita terdiri dari tangan, kaki, mulut,
mata, telinga dll. Semua punya fungsi masing-masing. Orang Jawa bilang: Isa
nyawang orang isa njupuk, isa njupuk ora isa mangan, isa mangan ora isa wareg, isa wareg ora isa
ngetokke, isa ngetokke ora isa cebok. Menariknya tubuh bersatu bukan karena
dipaksa tetapi memang harus begitu.
Oleh karena itu dibutuhkan kesatuan, tanpa merasa paling pinter, paling gede, paling apik, paling hebat. Firman Tuhan berkata tentang kesatuan: Efesus 4:4 "satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu. Paulus menegaskan: kesatuan bukan pilihan, tapi identitas. Kita tidak boleh berkata: saya mau bersatu atau tidak itu pilihan saya, itu kalau kumpulan duniawi. Kesatuan kita karena memang identitas kita pengikut Kristus. Kesatuan tidak berbicara apa yang bisa anda buat, bukan apa latar belakang anda, bukan bicara apa kedudukan anda, bukan bicara duwe dhuit apa ora, tetapi berbicara siapa identitas anda.

Rama FX.Sukendar, Pr bersama anak-anak oikumene
Makna: Tubuh = gereja universal, bukan
gedung atau denominasi, Kita tidak memilih tubuh, kita ditempatkan oleh Allah. "Karena sama seperti tubuh itu satu
dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak,
merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus." Maka ada gerakan Oikumene
yang:
1. Mengakui bahwa semua orang percaya
adalah satu tubuh di dalam Kristus.
2. Bekerja sama dalam kesaksian, pelayanan,
dan misi.
3. Mengedepankan kasih, dialog, dan saling
menghormati, bukan perselisihan (edi)
Posting Komentar untuk "Ibadah Oikumene Gereja Pugeran"