Membangun Keluarga yang Lebih Bahagia,

Foto bersama peserta Week End Marriage Encounter

Purwakarta, 20–21 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita, kehangatan, dan harapan memenuhi Hotel Cibening Purwakarta selama dua hari pelaksanaan WeekEnd Marriage Encounter (ME) Distrik VI Bandung angkatan ke-174. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pelayanan Marriage Encounter Distrik VI Bandung, kegiatan Weekend ME diselenggarakan di wilayah Dekanat Pantura, sebuah momentum bersejarah yang menjadi tonggak baru pelayanan keluarga Katolik di wilayah Purwakarta dan Karawang.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh Parokus Salib Suci Purwakarta sekaligus Ketua Dekanat Pantura, R.D. Yohanes Istimoer Bayu Ajie, bersama Koordinator Bidang Persaudaraan dan Seksi Keluarga yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan pastoral keluarga sebagai Gereja Rumah Tangga.

Angka 174 yang melekat pada kegiatan ini bukan sekadar nomor urut. Angka tersebut menjadi simbol perjalanan panjang pelayanan Marriage Encounter Distrik VI Bandung yang telah menyelenggarakan 174 Weekend Marriage Encounter. Sudah 50 tahun Marriage Encounter hadir di Indonesia. Gerakan ini terus menjadi sarana Gereja untuk membantu pasangan suami istri menemukan kembali keindahan komunikasi, memperdalam cinta kasih, serta memperkuat kesetiaan dalam Sakramen Perkawinan.

Weekend Marriage Encounter ke-174 diikuti oleh 7 pasangan suami istri, terdiri dari 5 pasangan dari Paroki Salib Suci Purwakarta dan 2 pasangan dari Paroki Santo Marinus Resinda Karawang. Kehadiran para peserta menunjukkan bahwa keluarga-keluarga Katolik semakin menyadari pentingnya merawat relasi perkawinan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

Kesuksesan WeekEnd ini tidak terlepas dari kerja keras dan semangat pelayanan aktivis lokal Marriage Encounter Paroki Salib Suci Purwakarta. Pasutri Elias Posma selaku Koordinator ME Paroki Salib Suci Purwakarta bersama Pasutri Tulus Catrin, serta Pasutri Harto Sebastiana, dengan penuh dedikasi mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan serta mendampingi peserta sejak awal hingga akhir acara, juga dukungan dari koordinator ME Paroki Resinda Karawang, pasutri Iwan Antik dan seluruh aktivis ME yang terlibat.

Dengan semangat "keluarga melayani keluarga", mereka menghadirkan suasana yang akrab, hangat, dan penuh persaudaraan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pelayanan keluarga dalam Gereja dapat menjadi sarana menghadirkan kasih Tuhan secara konkret bagi sesama keluarga. Marriage Encounter sendiri merupakan gerakan Gereja Katolik yang memiliki visi : Cintailah satu sama lain seperti Aku telah mencintaimu, juga misi : menyatakan nilai perkawinan dan imamat dalam gereja dan diseluruh dunia.

Melalui metode dialog pribadi pasangan dan refleksi mendalam, setiap peserta diajak untuk melihat kembali perjalanan hidup perkawinannya, menemukan kembali keindahan komunikasi yang mungkin mulai memudar, serta memperbarui komitmen cinta kasih yang telah diikrarkan di hadapan Tuhan. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin dan didampingi secara penuh oleh 1 imam dan 3 pasutri. WeekEnd 174 sendiri didampingi oleh Pastor Telesforus Nugroho Krisusanto, SS.CC., imam dari Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SS.CC.). Dengan penuh kesetiaan, Pastor Nugroho hadir mendampingi peserta dari sesi pertama hingga penutupan. Kehadirannya memberikan penguatan rohani yang mendalam sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi para pasangan untuk semakin menghayati panggilan hidup perkawinan sebagai jalan menuju kekudusan. Sebagai Koordinator Marriage Encounter Distrik VI Bandung, Pasutri Arnold Cindy bersama Pastor Nugroho mengawal seluruh proses Weekend ME dengan penuh semangat. Para sharer yang terdiri dari Pasutri Mursid Fara, Pasutri Suparmo Erna, serta Pasutri Pranoto Etty menyampaikan materi secara komunikatif, reflektif, dan menyentuh pengalaman nyata kehidupan keluarga.

Melalui 12 sesi presentasi, para peserta diajak untuk memperdalam komunikasi hati ke hati, membangun kembali keintiman relasi, menyembuhkan luka-luka komunikasi yang mungkin pernah terjadi, serta memperkuat komitmen terhadap Sakramen Perkawinan. Setiap sesi menjadi ruang yang aman bagi pasangan untuk saling mendengarkan, memahami perasaan satu sama lain, dan menemukan kembali makna cinta yang menjadi fondasi kehidupan keluarga mereka. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Mereka merasakan bagaimana komunikasi yang tulus mampu membuka kembali pintu hati yang selama ini mungkin tertutup oleh kesibukan, rutinitas, dan berbagai tantangan hidup. Beberapa pasangan bahkan mengungkapkan bahwa mereka kembali menemukan sukacita dan kehangatan relasi yang pernah mereka rasakan pada masa-masa awal perkawinan.

Suasana kebersamaan yang tercipta selama kegiatan juga mempererat persaudaraan antar keluarga Katolik di wilayah Dekanat Pantura. Mereka menyadari bahwa keluarga yang sehat, harmonis, dan berakar pada iman merupakan fondasi penting bagi kehidupan Gereja dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Pastor Telesforus Nugroho Krisusanto, SS.CC. Dalam homilinya, beliau mengingatkan bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama untuk menghadirkan kasih Allah. Karena itu, setiap pasangan dipanggil untuk terus merawat cinta kasih, membangun komunikasi yang sehat, dan menjadi saksi Kristus di tengah keluarga maupun masyarakat.

Pelaksanaan WeekEnd Marriage Encounter Distrik VI Bandung ke-174 menjadi momentum bersejarah bagi Dekanat Pantura sekaligus membuka harapan baru bagi perkembangan pelayanan keluarga Katolik di wilayah ini. Diharapkan semakin banyak pasangan suami istri yang berani meluangkan waktu untuk mengikuti Weekend Marriage Encounter dan mengalami sendiri pembaruan relasi yang ditawarkan melalui gerakan ini. Marriage Encounter adalah kesempatan bagi pasangan yang baik untuk menjadi lebih baik lagi, bagi pasangan yang bahagia untuk menjadi semakin bahagia, dan bagi keluarga yang telah kuat untuk menjadi semakin kokoh dalam kasih Tuhan.

Mari Bergabung dalam Gerakan Marriage Encounter!

Kami mengundang para pasangan suami istri Katolik, para imam, suster, bruder, frater, serta seluruh keluarga Katolik untuk mengenal dan mendukung pelayanan Marriage Encounter. Bersama-sama kita membangun keluarga-keluarga yang kuat, harmonis, penuh sukacita, dan menjadi tanda kasih Allah bagi dunia."Keluarga yang kuat lahir dari komunikasi yang tulus, pengertian yang mendalam, dan kasih yang senantiasa diperbarui dalam Tuhan." Pasutri Joes Kristina Angkatan ke-174 Marriage Encounter Distrik VI Bandung

Posting Komentar untuk "Membangun Keluarga yang Lebih Bahagia,"